![]() |
Integrasi pendidikan karakter di dalam proses pembelajaran seni rupa
dilaksanakan mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi
pembelajaran. Di antara prinsip-prinsip yang dapat diadopsi dalam
membuat perencanaan pembelajaran (merancang kegiatan pembelajaran dan
penilaian dalam silabus, RPP, dan bahan ajar), melaksanakan proses
pembelajaran, dan evaluasi yang mengembangkan karakter adalah
prinsip-prinsip pembelajaran kontekstual (Contextual Teaching and
Learning) yang selama ini telah diperkenalkan kepada guru di seluruh
Indonesia sejak tahun 2002, yang diintensifkan dalam pelaksanaan KTSP
secara bertahap mulai tahun 2006.
Pembelajaran berkreasi seni rupa pada dasarnya berbentuk tugas praktik
membuat karya seni rupa, yang dilengkapi dengan pameran seni rupa, baik
di kelas, sekolah, atau masyarakat. Dalam hal ini, guru juga perlu
memberikan tugas individual maupun kelompok. Untuk pengembangan
karakter, tugas individual berguna untuk mengembangkan nilai-nilai
seperti mandiri, percaya diri, tanggung jawab, kreatif, inovatif,
tangguh, dan sebagainya. Tugas kelompok berguna bagi pengembangan
nilai-nilai seperti kerja sama, demokratis, peduli, menghargai karya
orang lain, dan sebagainya.
Untuk mengefektifkan pengembangan karakter dalam pembelajaran praktik
berkarya seni rupa, guru perlu berupaya mendorong siswa melakukan
hal-hal sebagai berikut:
1. mengembangkan konsep atau gagasannya sendiri dalam mengerjakan tugas individual, antara untuk mengembangkan nilai-nilai seperti percaya diri, jujur, dan mandiri,2. mengerjakan karyanya dengan usahanya sendiri, antara lain untuk mengembangkan nilai-nilai seperti percaya diri, tanggung jawab, jujur, dan mandiri,3. melakukan eksplorasi dan eksperimen dalam mengembangkan karyanya, antara lain untuk mengembangkan nilai-nilai seperti ingin tahu, kreatif, dan inovatif,4. menangani bahan dan alat sesuai prosedur, untuk mengembangkan nilai-nilai seperti disiplin, peduli lingkungan, dan tanggung jawab,5. melibatkan diri secara aktif dalam melaksanakan tugas kelompok, antara lain untuk mengembangkan nilai-nilai seperti demokratis, kerja sama, tanggung jawab, dan menghargai karya orang lain ,6. menghasilkan karya seni rupa yang berguna bagi dirinya sendiri dan orang lain7. menghasilkan karya seni rupa yang berkualitas, untuk mengembangkan nilai-nilai seperti tanggung kreatif, tangguh, dan tanggung jawab,8. memperlakukan dengan sebaik-baiknya karya sendiri maupun karya orang lain, antara lain untuk mengembangkan nilai-nilai menghargai karya dan prestasi sendiri dan orang lain, tanggung jawab, dan peduli.
Referensi: http://opieee.blog.stisitelkom.ac.id/2013/03/07/pembelajaran-seni-rupa-6/
@fatihelldestroyy&friends

Tidak ada komentar:
Posting Komentar